05

Karbohidrat yang Lebih Sehat dari Nasi

Meski masih menjadi bahan makanan pokok, mulai banyak orang yang peduli kesehatan menghindari nasi putih. Tak lagi digemari karena dianggap tinggi kandungan gula yang dapat memicu aneka penyakit. Alternatif berbagai karbohidrat ditawarkan sebagai gantinya.

Ini semua tidak terlepas dari sifat nasi yang memiliki indeks glikemik (glycemic index/GI) tinggi. Indeks yang menunjukkan ukuran kecepatan makanan diserap dan berubah menjadi gula darah. Angka GI yang tinggi dalam suatu makanan berkorelasi positif pada kenaikan gula darah seseorang. Ambang batas GI yang aman berkisar pada 56-69. Sedang nilai GI nasi menduduki posisi 88-89. Tinggi sekali bukan?

Dengan kata lain, mengonsumsi nasi berlebihan akan meningkatkan gula darah secara signifikan. Wajar bila kemudian penyakit berat mulai mengendap. Sebut saja diabetes melitus,  obesitas, hingga gangguan kesehatan lainnya.

Karena itu, mari kita lirik sumber karbohidrat yang lain. Meski tak baik menyalahkan seratus persen kondisi kesehatan yang buruk pada nasi putih, tak ada salahnya Anda melirik sumber karbohidrat lain. Sudahi ketergantungan terhadap nasi. Serta kikis anggapan bahwa belum makan kalau belum tanpa nasi. Karbohidrat bisa diperoleh dari bahan-bahan yang lebih sehat.

Gandum

Untuk hasil yang maksimal pilih roti gandum utuh. Disamping angka GI yang jauh lebih rendah, gandum juga memiliki mineral kalsium, magnesium, fosfor, seng, vitamin E, dan folat. Cocok menjadi teman diet yang sempurna. Sehat tanpa mengabaikan kebutuhan karbohidrat Anda.

Oat

Walau berbentuk butiran kecil, namun kandungan gizinya banyak sekali. Tidak hanya sebagai sumber tenaga, namun juga hadir untuk melindungi saraf, otot, tulang, dan pencernaan. Mengantisipasi penyakit jantung, kolesterol, kanker, dan gemuk berlebihan. Sebab kadar karbohidrat dan kalorinya memang jauh lebih rendah dari nasi.

Jagung

Tepis anggapan bahwa jagung hanya sekadar sayur atau camilan. Jagung juga merupakan sumber energi dengan sejuta guna. Kaya akan antioksidan, vitamin B, serat, dan mineral. Pigmennya yang berwarna kuning bermanfaat bagi kesehatan mata dan paru-paru. Dapat juga tampil dalam aneka rupa. Seperti nasi jagung, kue, dan roti. Pilihan sumber tenaga yang enak rasanya.

Kentang

Sama-sama karbohidrat, namun angka GI-nya lebih rendah dibanding nasi. Nutrisinya pun tak perlu diragukan lagi. Anda akan menemukan beragam deretan vitamin, kalium, fosfor, mangan, magnesium, dan zat besi. Berfaedah untuk menguatkan tulang, menurunkan tekanan darah, menjaga kondisi jantung, mengurangi peradangan, dan mengatasi insomnia. Tubuh sehat, tidur juga rileks.

Ubi dan Singkong

Keduanya dicap sebagai makanan tradisional, tapi mempunyai fungsi sama menariknya seperti bahan lainnya. Sumber karbohidrat yang rasanya manis dan bisa diolah dalam berbagai kreasi. Cepat mengenyangkan dan menyehatkan. Mengisi perut sekaligus melawan penyakit. Daya tahan tubuh meningkat, tekanan darah dan gula darah terkontrol, mengantisipasi kanker, sampai pada pencegahan infeksi darah, serta meningkatkan kesuburan.

Buah

Pengganti nasi lainnya adalah buah-buahan. Melengkapi kebutuhan energi dan sumber-sumber penting lainnya. Pisang, apel, alpukat, labu, dan masih banyak lagi dapat dijadikan pilihan. Sudah pasti sehat, aman, dengan rasa yang menyegarkan. Sumber pangan alternatif dengan kandungan gula dan kalori yang tak membahayakan. Justru menyokong penuh kesehatan tubuh. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments