0608

Jurus Ampuh Atasi Jerawat Pada Remaja

Jerawat, sekecil apapun, bisa bikin galau para remaja. Apalagi kalau tumbuh subur di wajah. Bisa membuat percaya diri merosot tajam. Karena itu, jangan anggap remeh jerawat. Masalah yang sepele ini bisa memberi dampak psikologis. Karena itu, segera keluarkan jurus untuk mengatasi jerawat, dan bekasnya.

Sebenarnya, timbulnya jerawat pada remaja merupakan hal yang lumrah. Hal ini terjadi karena ada perubahan hormon pada masa pubertas, juga faktor keturunan. Ditambah lagi, remaja memang sedang dalam masa aktif, bergaul kemana-mana, sehingga lebih sering berkeringat, terkena debu dan kotoran. Debu dan kotoran inilah yang menyumbat pori-pori dan membuat masalah jerawat bertambah runyam.

Memang pada beberapa orang, jerawat bisa hilang dengan sendirinya. Namun, berbeda jika jerawat dalam kondisi yang parah. Atau bisa juga gara-gara gemas tak kunjung hilang, jerawat dipencet-pencet. Bukannya sembuh, hal ini justru bisa membuat jerawat bertambah parah. Bekasnya pun susah hilang.

Selagi masih muda, sebaiknya tanganilah jerawat dengan tepat. Begitu juga ketika jerawat hilang tetapi meninggalkan bekas kemerahan atau noda hitam. Caranya tak rumit, kok.

Kebiasaan positif

Bila kemunculan jerawat ketika masa pubertas tidak dapat dihindari, setidaknya jagalah agar tingkat keparahan jerawat dikurangi. Caranya dengan menerapkan sejumlah kabiasaan positif.

Yang paling utama adalah membersihkan wajah secara rutin, paling tidak dua kali sehari atau sesuai kebutuhan. Pilih sabun pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit dan tidak memicu reaksi alergi. Untuk pembersihan yang lebih sempurna, gunakan susu pembersih dan toner. Toner ini wajib digunakan untuk menutup pori-pori yang sudah dibersihkan. Abai menggunakan toner, berarti kamu mengundang lebih banyak kotoran untuk menempel di wajah.

Cukup minum air putih. Jangan bosan mendengar nasihat ini. Karena kebiasaan sederhana ini bisa membuat kulit kamu selalu terhidrasi. Beberapa ahli menyarankan minum air setidaknya 2 liter per hari. Namun ini bukan hal yang baku. Kamu bisa mengonsumsi air putih sesuai kebutuhan. Jika aktivitas luar ruangan (outdoor) kamu cukup banyak, dan berada di bawah terik matahari seharian, tentunya asupan air minum bisa lebih banyak.

Sebisa mungkin hindari junk food. Lebih baik konsumsi makanan yang bernutrisi, seperti buah dan sayur. Buah dan sayur juga mengandung serat yang baik bagi pencernaan. Pencernaan yang kurang baik juga bisa memicu jerawat, lho. Sesekali memang tidak masalah mengonsumsi junk food, tapi imbangi dengan menyantap masakan mama di rumah. Makanan junk food umumnya tinggi lemak. Terlalu banyak menyimpan lemak di tubuh juga bisa memicu jerawat.

Cukup tidur dan istirahat. Kongkow bersama teman-teman memang penting. Namun sebaiknya jangan sampai begadang. Kurang tidur bisa membuat daya tahan tubuh dan kondisi psikis kamu menurun. Apalagi bila kamu stres karena mau uijan. Masalah psikis bisa berpengaruh pada kesehatan seluruh tubuh, termasuk jerawat. Waktu istirahat yang kurang bisa memicu daya konsentrasi yang menurun dan emosi yang labil. Jadi, usahakanlah setiap malam beristirahat 6-8 jam per hari.

Bila jerawat muncul, kamu bisa tangani dengan cara alami. Di antaranya dengan mengoleskan madu asli atau lendir lidah buaya pada jerawat. Lakukan secara rutin, setelah wajah dibersihkan. Peradangan jerawat pun akan berkurang, mengering, dan akhirnya berangsur sembuh. Aplikasi madu asli pada jerawat pun bisa membantu menghilangkan noda hitam bekas jerawat. Yang penting, jangan mengutak-atik jerawat, ya. Karena malah akan membuat jerawat terinfeksi kuman dan malah makin memburuk. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments