10

Irit Listrik Saat AC Sedang Beraksi

Di balik fungsinya yang memberi kesejukan dan kenyamanan, air conditioner (AC) ternyata memberi harga mahal untuk kuota listrik yang dibutuhkan. Amat disayangkan, karena Anda jadi boros tiap bulan. Namun ini tidak perlu terjadi bila Anda mengetahui cara menghemat listrik saat AC beraksi.

Ya, banyak kesalahan yang tidak diketahui secara umum tentang penggunaan AC. Bukan saja membuat AC mudah rusak dan berujung pada pengaturan suhu yang tidak optimal. Paling menyedihkan bila harus menyedot anggaran dan membuat tekor. Bukan tidak mungkin, biaya listrik AC menjadi paling tinggi dibanding kebutuhan barang-barang eletronik lainnya di rumah.

Intinya, bagaimana kita dapat menggenjot daya listrik agar tidak berlebihan. Berikut cara-cara yang bisa dilakukan.

Pasang AC sesuai jenis ruangan

Ada tiga tipe AC yang perlu diketahui. Yakni tipe standar, low watt, dan inverter. Tipe  low watt harganya lebih mahal namun daya listrik yang dibutuhkan lebih ringan. Cocok untuk ruangan terbuka dan tempat orang berlalu lalang, seperti ruang keluarga dan dapur. Sedang tipe inverter sesuai untuk jenis ruangan yang benar-benar tertutup. Contohnya kamar tidur.

Sesuaikan pula paard karcht (PK) dengan luas ruangan. Sebagai ilustrasi, ruang berluas 10 meter persegi membutuhkan ½ PK atau 5000 Btu/h.

Hindari suhu di bawah 24 derajat

Kesalahan lain yang membuat boros listrik ialah menyetel suhu terlalu dingin hingga mencapai 16 derajat. Padahal suhu ruangan di negeri ini rata-rata hanya berkisar 24 derajat celcius. Kompresor AC akan berusaha ekstra menyamakan dengan suhu ruangan, akibatnya menyedot daya listrik terlalu berlebihan. Untuk itu, upayakan selalu mengatur AC pada suhu 24 derajat celcius saja.

Jangan langsung nyalakan lagi setelah dimatikan

Di sisi lain, jangan langsung menekan tombol ON sesaat Anda telah memencet tombol OFF. Bila terjadi, freon dan oli kompresor agak terhambat kembali ke kompresor. Sehingga aliran listrik kembali tersedot terlalu tinggi.

Bila memang AC terlanjur mati, tunggu beberapa saat untuk menyalakan kembali. Selain menghemat listrik, kompresor juga lebih awet.

Pasang kipas plafon

Bukan pemborosan, kipas plafon justru menambah langkah penghematan. Menyalakan kipas plafon saat AC dihidupkan akan membantu percepatan dan penstabilan suhu ruangan. Bahkan Anda bisa menaikkan suhu hingga beberapa derajat. Setelah suhu normal, kipas dapat dimatikan. Hasilnya, listrik bisa dihemat.

Tutup ruangan rapat-rapat

Menutup ruangan rapat-rapat saat AC menyala bukan saja agar udara sejuk dengan sempurna. Tapi juga tindakan agar AC tidak bersusah payah menyesuaikan suhunya dengan suhu ruangan. Bila ruangan terus menerus dibuka, tegangan listrik akan terus meninggi. Lagi-lagi Anda akan dibuat lebih boros karenanya.

Perawatan rutin

Lakukan perawatan secara rutin. Ganti komponen yang membuat AC tidak bekerja maksimal. Terutama membersihkan debu yang menempel, mengisi freon, dan komponen lainnya. Bila sudah segar kembali, tentu AC jadi lebih riang saat kembali bekerja. Memberikan rasa dingin tanpa usaha ekstra, dan yang paling penting tidak membutuhkan daya listrik terlalu tinggi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments