13

Ingat Terus Hal Ini, agar Skripsi Cepat Selesai

Kurang fokus atau minim konsentrasi membuat skripsi tak kunjung selesai. Bakal menyisakan banyak masalah. Bukan hanya pada diri sendiri, tapi juga pada orang-orang di sekitar, terutama orang tua dan keluarga. Bila tak mau demikian, pusatkan perhatian dengan penuh untuk menuntaskan skripsi sebagai tugas akhir yang membanggakan.

Minimnya perhatian pada skripsi bisa diakibatkan banyak faktor. Contohnya saja aktivitas sehari-hari yang membuat capek badan dan pikiran, hingga lantas membuat diri malas menyicil per halaman. Atau tema yang dipilih nyatanya tak menarik minat, dosen pembimbing yang tak enak diajak bertatap muka, sulitnya mendapat data di lapangan, dan lain-lain. Bisa pula Anda dibuat lengah dengan segala hiburan di luar sana, akibat tak ada lagi tuntutan jam masuk kuliah seperti biasa.

Masa mengerjakan skripsi bukanlah saat berleha-leha. Kerap perusahaan melirik hasil skripsi sebagai salah satu poin penilaian. Maka tampilkan ia dalam rupa yang menarik dan punya bobot yang berharga.

Tiada hari yang harusnya dilewatkan begitu saja. Tak ada gunanya menunda, apalagi tanpa alasan yang kuat. Ingat hal-hal ini agar selalu fokus pada skripsi.

Masa depan sudah di depan mata

Sudahi menjawab pertanyaan kesibukan dengan jawaban “sedang mengerjakan skripsi”. Segera tuntaskan dan ganti jawaban dengan aktivitas yang lain. Begitu skripsi kelar, selain melegakan, Anda tinggal memilih kesibukan baru dengan bebas. Tanpa beban dan masa depan lebih menentukan. Mungkin saja dunia kerja sudah sangat menanti kehadiran dan sumbangsih Anda yang nyata.

Mau ngapain lama-lama?

Ya, untuk apa mengerjakan skripsi lama-lama. Apapun yang menjadi hambatannya, jangan menyerah dan tantang diri sendiri untuk menyelesaikan dengan cemerlang. Jika ada masalah, pasti ada solusinya. Jernihkan pikiran, fokus, dan singkirkan segala kerikil yang menghalangi. Jika skripsi selesai, bayangkan hari-hari bisa diisi dengan segala sesuatu yang baru dan lebih seru.

Harapan besar orang tua

Memang kita yang menjalani, tapi ada harapan besar yang dititipkan pada pundak kita. Ada keinginan dan impian dari orang tua melihat anak segera diwisuda. Maupun impian dengan jenjang yang lebih tinggi, seperti menemukan pekerjaan yang prestisius, meneruskan ke strata dua, atau lainnya. Daripada membuat kecewa, lebih baik segera selesaikan skripsi untuk sedikit mengukir senyum di wajah mereka.

Biaya semester yang tak murah

Akibat skripsi tak kunjung selesai dan status masih mahasiswa, kampus akan meminta biaya semester terus menerus. Kadang tidak murah dan jadi beban buat orang tua. Segera kejar status jadi alumni agar tak perlu lagi mengeluarkan uang wajib per enam bulan.

Jodoh dan mertua sudah menanti

Mungkin terkesan lucu, tapi siapa tahu calon pasangan dan mertua sudah menunggu lama. Hubungan yang seharusnya bisa disakralkan dari dulu tertunda karena skripsi. Jangan sampai mereka bosan, putus harapan, lalu berpaling pada yang lain. Buktikan diri sungguh-sungguh untuk menjalin relasi. Penuhi halaman terakhir skripsi dan bawa undangan untuk mereka hadir di acara wisuda nanti. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments