12

Etika Magang yang Sebaiknya Dipatuhi

Beretika atau santun saat magang sangatlah penting. Karena bisa mengangkat citra diri sendiri. Di mata bos atau karyawan lain, Anda akan dicap kompeten menjalankan tugas. Bagi diri sendiri, etika dan gaya santun membuat masa magang tak lewat begitu saja. Siapa tahu, dari sikap yang baik, Anda akan dilirik menjadi pegawai tetap.

Magang memang kesempatan emas. Momen tepat mengawinkan teori dari bangku sekolah dengan praktek yang sebenarnya. Ada pengalaman yang bisa diambil dari dunia kerja beserta segala tetek bengeknya. Ada pula nilai-nilai buruk sebagai peringatan untuk dihindari. Rasa suka dan bahagia tentu mewarnai, tapi tak jarang dibarengi dengan duka dan capai sepanjang hari.

Apapun itu, santun dan beretika tetap harus berlaku bagi diri sendiri.

Tepat waktu

Sebagai orang baru dan menumpang kerja, siapkan diri sampai di kantor sesuai ketentuan. Datang lebih awal kala meeting dan pulang sesuai jadwal. Tepat waktu pula saat menyelesaikan deadline yang sudah dibebankan. Bukan untuk menghormati aturan semata, tapi rasakan dampaknya pada diri sendiri. Tidak terburu-buru, tak panik, dan mampu mengerjakan segala sesuatunya dengan pikiran terbuka.

Proaktif

Jangan menunggu perintah sekalipun tugas telah selesai dikerjakan. Ajukan diri pada atasan atau karyawan lain untuk membantu jenis pekerjaan yang lain. Bila ada yang tak dimengerti, tanyakan langsung. Semakin mengurung diri bertanya, semakin terbuka peluang menghasilkan kinerja yang jauh dari sempurna. Dijamin, atasan dan teman kerja lebih senang Anda bertanya ketimbang pura-pura tahu.

Sportif

Tak perlu malu mengakui diri jika ada kesalahan atau kurang sempurna. Terima segala kritik dan masukan untuk perbaikan diri. Akui pula prestasi unggul yang bisa ditunjukkan sesama rekan magang. Boleh iri, tapi jadikan kesempatan untuk refleksi pada diri sendiri.

Curi ilmu

Agar tidak terkesan monoton dan hanya mengerjakan tugas-tugas harian, curi ilmu yang bisa dipetik dari kantor. Cara berbisnis, cara bertemu klien, cara mengembangkan usaha, cara menaikkan laba, dan lain sebagainya. Sehingga bisa menjadi modal besar bagi diri sendiri maupun bekal untuk buka usaha nanti.

Anggap keluarga

Meski junior dan anak baru, tak perlu canggung menjalin relasi dengan yang lain. Hubungan erat dan hangat akan membantu Anda menuntaskan tugas dengan lebih baik. Suasana jauh dari rasa kaku dan kikuk satu dan lainnya. Mulailah dengan memperkenalkan diri dan lanjutkan tampil prima di segala situasi. Saat ada masalah atau kesusahan, bantuan akan cepat diluncurkan karena Anda sudah dianggap keluarga. Bukan lagi orang yang sekadar menumpang kerja.

Jaga silaturahmi

Selalu jaga hubungan, baik saat masih magang maupun setelahnya. Sesekali lakukan pertemuan atau makan siang bersama untuk menjaga harmoni. Simpan nomor kontak rekan-rekan yang dulu telah menghabiskan waktu bersama-sama. Bukan selalu berharap akan ada pemberian, namun menjaga silaturahmi selalu ada untungnya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments