19

Biaya Tambahan yang Mesti Diperhatikan Selama Anak Sekolah

Masih banyak jenis biaya yang perlu diperhatikan orang tua selain pungutan SPP tiap bulan. Biaya yang memang tidak bersifat wajib tetapi sedikit banyak berpengaruh pada proses belajar mengajar anak.

Sering terlewatkan tetapi samar-samar ikut menyedot anggaran keuangan. Menjadi bahan pertimbangan untuk menimbang kembali keputusan anak bisa melanjutkan studi atau beralih pada lembaga pendidikan yang lain. Sebab harus diakui, biaya-biaya berikut ini akan menjadi beban. Tidak dituruti menjadi persoalan sosial, namun diindahkan malah memberatkan.

Biaya les atau ekskul

Tarif untuk sekali pertemuan les atau ekstrakurikuler di sekolah sering tidak murah. Dalam sebulan, biayanya dapat setara dengan uang SPP. Orang tua bisa menyiasati dengan mengikutsertakan anak di lembaga bimbingan yang lain atau mengajari sendiri di rumah.

Piknik bersama

Pungutan uang untuk piknik bersama juga berlaku bagi anak dan orang tua. Sialnya, sering mendadak dan tidak ada keterangan yang jelas di masa pendaftaran. Mau tak mau orang tua harus mengeluarkan dana kembali agar anak bisa ikut rekreasi.

Perayaan hari penting

Perayaan hari-hari penting nasional maupun keagamaan juga mesti diperhatikan. Sekolah terkadang memungut ongkos secara tiba-tiba. Dari pengadaan seragam pentas anak-anak, sampai urusan pernak-pernik yang lain. Karena itu, siap-siap saja mengeluarkan dana mendekati hari-hari besar tiba.

Katering

Kebutuhan makan siang anak di sekolah juga tidak murah. Pastikan nilai yang ditetapkan oleh pihak sekolah. Bila memang dirasa terlalu mahal, orang tua bisa mengadakan katering secara mandiri. Ringan di kantong dan tetap menjamin kebutuhan anak sebelum melanjutkan kegiatannya di siang hari.

Pengadaan prasarana belajar

Walau sekolah telah menyediakan fasilitas, tetapi terkadang masih dibutuhkan sarana tambahan. Seperti kaos kelas agar kompak, penyediaan bahan-bahan tertentu untuk riset eksakta, dan sebagainya. Jika Anda tidak mempunyai dana khusus, anggarkan dari sisa-sisa kebutuhan yang masih ada.

Dana sosial

Orang tua juga harus menyiapkan dana sosial yang harus tersedia kapan saja. Supaya lebih ringan, bicarakan dengan orang tua yang lain. Misalnya memberikan santunan pada guru dan staf sekolah yang tertimpa musibah, membelikan hadiah mainan bagi siswa yang sedang sakit, pembagian THR, dan masih banyak lagi.

Hadiah akhir tahun

Hadiah akhir tahun bagi guru kelas ikut menjadi perhatian serius. Ada baiknya seluruh orang tua mengumpulkan dana di awal tahun, supaya pengadaan hadiah tetap menjadi ajang menyenangkan. Sebab telah direncanakan jauh-jauh hari jenis barang dan nilai nominalnya. Sesudah dibagi tentu hasilnya lebih kecil daripada harus ditanggung sendiri.

Berkumpul dengan orang tua

Kebutuhan orang tua bersosialisasi di antara sesama tak boleh terlewatkan. Meski pada umumnya kebutuhannya tidak berhubungan langsung dengan edukasi anak. Contohnya saja biaya yang harus rela dikeluarkan untuk mendapat dress code yang sama di antara orang tua. Arisan yang tak lagi sekadar upaya menabung, hingga pertemuan-pertemuan yang hanya sesaat namun menelan biaya tinggi demi gengsi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments