09

Bekal Anak Selama Pesantren Kilat

Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Pesantren kilat adalah salah satu kegiatan yang banyak diambil oleh anak-anak. Meski waktunya pendek, anak tetap membutuhkan bekal yang menunjang kegiatan. Sehingga momen pesantren kilat seru dan mengesankan.

Program pesantren kilat sering mewajibkan pesertanya untuk menginap. Mulai dari semalam hingga beberapa hari. Artinya, anak harus berpisah sementara dengan orang tua, dan anak mesti memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Tentu ini akan jadi pengalaman yang menggetarkan hati. Baik untuk anak maupun orang tua.

Maka adanya bekal yang cukup dan memadai akan sangat mendukung kelancaran acara. Membantu anak belajar mandiri sambil tetap menjalani puasa. Orang tua pun tak perlu khawatir melepas anak selama pesantren kilat berlangsung.

Siapkan dari sekarang, agar pesantren kilat tetap menjadi ajang yang menyenangkan.

Busana yang menunjang

Patuhi aturan agar anak tidak salah kostum. Bantu anak mempersiapkan seragam yang mesti dikenakan, seperti seragam sekolahnya atau baju muslim lengkap dengan atributnya. Tambahkan beberapa baju ganti dan peralatan mandi. Mulai dari piyama, pakaian dalam, handuk, sabun, dan sebagainya.

Sesuaikan jumlah dan tektur kain busana dengan suhu yang ada. Sehingga anak-anak tidak merasa gerah atau justru kedinginan selama menjalani puasa.

Kebutuhan privasi

Jangan lupakan kebutuhan privasi anak selama tidak bertentangan dengan acara. Misalnya anak membutuhkan bantal atau selimut kesayangan sebagai teman tidurnya. Jadi mengapa tidak kita bawakan saja?

Obat pribadi

Masukkan obat-obat pribadi agar kesehatan anak tetap terjaga. Atau Anda dapat menambahkan multivitamin yang bisa dikonsumsi saat sahur atau berbuka.

Alat ibadah

Penuhi aktivitas beribadahnya dengan alat-alat ibadah yang memadai. Bagi anak perempuan memerlukan mukena yang mudah dilipat dan tidak memberatkan isi tas. Sedang anak laki-laki membutuhkan sarung dan peci. Anda juga dapat menyertakan kitab suci atau buku berisi doa-doa sebagai pendamping anak-anak memperdalam ilmu agama.

Peralatan makan

Lengkapi info Anda tentang fasilitas yang disediakan oleh panitia atau sekolahnya. Terutama untuk urusan santapan sahur dan buka puasa. Jika sekiranya hanya tersedia menu dan anak mesti membawa peralatan makan sendiri, tentu mau tak mau Anda harus memenuhi. Mungkin dapat berupa piring, gelas dan sendok yang terbuat dari plastik. Selain ringan dan aman, juga mudah untuk dibersihkan.

Alat tulis

Ingatkan anak untuk membawa alat-alat tulis. Bila acara akan membuat anak-anak berpindah-pindah ruangan, bolpoin dengan tali  yang bisa dikalungkan tentu lebih cocok. Lengkap dengan buku tulis kecil yang mudah dipegang. Gerak anak pun tak terhalang.

Bila perlu, sediakan beberapa pasang alat tulis cadangan. Dapat berbagi dengan teman yang membutuhkan dan anak sendiri tidak kebingungan saat alat tulisnya hilang.

Motivasi dan kepercayaan dari orang tua

Bekali pula dengan motivasi dan kepercayaan dari orang tua. Bekal yang tak terlihat tapi sangat tinggi nilainya. Dari rumah, anak sudah mengantongi rasa percaya diri. Berangkat dengan penuh semangat mengikuti rangkaian acara yang sarat makna. Tak lain karena dukungan nyata dari orang tua. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments