10

Bahasa Efektif, Pekerjaan Lancar

Sadarkah Anda, kadang bahasa menjadi penghambat jalannya pekerjaan? Salah bicara bisa menimbulkan makna berbeda, sehingga membuat kacau urusan kerja. Jadi pilih bahasa yang efektif dalam berinteraksi dengan sesama rekan kerja.

Pada dasarnya, bahasa yang berbeda wajar dan jamak terjadi. Banyak faktor yang melatarbelakangi. Seperti jabatan yang diemban, asal usul daerah, jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia, pergaulan, kebiasaan, dan lain-lain. Namun, tentunya kantor atau biro tempat Anda bekerja mempunyai standar komunikasi. Sebagai pedoman menjalankan rutinitas sehari-hari.

Bila terus menerus tak efektif, dalam skala yang besar akan sangat mengganggu produktivitas dan kinerja. Terjadi komunikasi yang rumit dan pesan tidak jelas. Sehingga bisa menimbulkan miskomunikasi.

Cegah itu semua dengan selalu menyertakan bahasa yang mudah dimengerti dalam berinteraksi. Terutama bila Anda menduduki posisi atasan, yang setiap saat harus memberi arahan pada bawahan.

Sederhana

Ingat kunci pertama, yakni sederhana. Walau tugas begitu banyak dan informasi sangat melimpah, sampaikan dengan ringkas, alias sederhana. Saring dan pilah berbagai data yang masuk, mana yang perlu serius untuk dibicarakan, mana yang harus segera dibuang. Sampaikan arahan dengan kalimat yang pendek-pendek. Bukan banyak kata atau istilah, yang justru membuat bingung rekan Anda.

Langsung pada tujuan

Basa-basi boleh saja. Tapi jangan berlarut agar orang lain tidak terlena pada yang bukan tujuan. Jadi langsung to the point, apa yang menjadi goal Anda atau target yang ingin dicapai. Selain membuat yang lain mudah memahami, mudah pula memfokuskan diri pada tujuan. Langkah berikutnya akan terasa lebih ringan, karena Anda dan rekan sudah tahu bagaimana mengawali demi meraih tujuan yang diinginkan.

Bahasa asing dan kiasan

Bahasa asing dan kiasan juga sering kita jumpai dalam pergaulan di kantor. Sampai di sini tak ada masalah. Tapi sebaiknya Anda menghindari bahasa atau kiasan yang belum banyak dikenal orang. Baik pengucapannya maupun arti dibaliknya. Misalnya, walau Anda mahir bahasa asing tertentu, namun akan gagal total manfaatnya bila tak dikuasi oleh yang lain. Jadi gunakan bahasa asing dan kiasan yang lebih familier di telinga rekan-rekan.

Tanya ulang

Setelah menyampaikan, coba untuk menanyakan ulang. Istilahnya adalah me-recall. Satu sisi untuk memastikan kesamaan maksud yang telah disampaikan. Di sisi lain mengetahui apabila ada saran atau kritik dari yang Anda ajak bicara.

Bahasa tulisan

Bahasa tulisan tentu berbeda dengan lisan. Dalam dunia kerja, biasakan menggunakan kata baku dan resmi supaya makna tidak ambigu dan bisa lebih dipertanggungjawabkan. Baik menuliskannya di email, aplikasi chatting, atau hanya secarik kertas. Namun, tak jadi soal bila Anda sesekali menulis dengan gaya humor agar suasana mencair. Demi relasi yang lebih manusiawi di tengah padatnya tugas yang tak mengenal waktu. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments