28-utama

Asyik Berlibur dan Bertanam di Kebun Kumara

Tak jauh dari Bintaro, yaitu di area wisata Situ Gintung, terdapat kebun di mana para orang tua dan anak-anak bisa rekreasi sambil belajar bercocok tanam. Kebun ini juga sebagai tempat revitalisasi kawasan Situ Gintung. Pas sebagai destinasi liburan singkat di akhir pekan.

Terletak di area wisata Situ Gintung, tepatnya di pintu 3. Kebun Kumara dibuka oleh lima orang sejak 2016 untuk mewadahi minat belajar tentang dunia tanam-menanam. Salah satunya adalah Siti Soyara Cassandra, atau lebih diakrab Sandra. “Dulu saya harus belajar pertanian di Jogja. Sekarang disini bisa menjadi arena belajar yang lebih dekat,” terangnya.

Kini Sandra dan suaminya, Dhira Narayana, tak pernah sepi menerima tamu yang ingin lebih mengenal tanaman. Mereka juga membuka pintu lebar-lebar bagi sukarelawan yang ingin membantu mengolah tanah dan tumbuhan sebagai bagian revitalisasi kawasan Situ Gintung. Dibuka setiap selasa sampai sabtu, dari pagi hingga sore.

Sandra dan Dhira.

Untuk para orang tua, Kebun Kumara sangat cocok menjadi alternatif mengisi liburan bagi anak-anak. Pilihan sehat, murah, dan meninggalkan kesan mendalam yang bisa dikunjungi setiap saat.

Kelas materi

Kebun Kumara memberikan kelas di akhir pekan. Cukup Rp 45 ribu per orang, Anda akan diajak praktek langsung dan mendapat segudang pengetahuan. Kelas akan dimulai dengan penjelasan singkat tentang poin-poin penting yang mesti diperhatikan. Tidak sekadar jenis tanaman yang diinginkan, Anda juga perlu memperhitungkan lokasi tanam dan medianya.

Sesi pemberian materi.

Materi yang diberikan bisa berbeda tiap minggu. Ada yang fokus pada pendalaman mengenal jenis tanah dan pupuk, cara stek tumbuhan, menanam di pot atau tanah, dan lain-lain. Tetapi secara keseluruhan Anda akan diajak berkeliling hingga ke kebun belakang agar tak penasaran.

Area kebun yang asri.

Kurang lebih membutuhkan waktu dua jam untuk kelas di akhir pekan. Namun terkadang untuk kunjungan sekolah dasar dan menengah bisa memakan tiga jam lebih. Bahkan, sering sukarelawan tinggal seharian. Tak heran, siapapun akan dibuat betah berlama-lama. Selain sambutan yang hangat dari Sandra dan Dhira, mereka juga tak pelit memberikan informasi apa saja tentang tanaman.

Ilmu menanam

Uniknya di Kebun Kumara, meski ilmu berkebun begitu kompleks, Anda akan diajak praktek dengan sederhana. Yaitu memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar dan tidak memakan banyak biaya. Misalnya menggunakan wadah plastik bekas untuk media pot dan pupuk kandang untuk proses penyuburan. Hasilnya, sehat dikonsumsi dan ramah lingkungan. Hasil praktek juga bisa Anda bawa pulang. Menarik kan?

Kegiatan bermain dan belajar bagi si kecil.

Kebun Kumara juga mengajak memakai feeling masing-masing dalam meramu tanah dan cara merawatnya. Berkenalan dan berbahagialah saat menanam agar tanaman juga tumbuh sehat dan subur.

Media terapi

Media terapi yang ampuh.

Ada manfaat lebih dari sekadar menanam. Saat tangan dan kaki sering bersentuhan dengan tanah atau alam, tubuh juga berelaksasi. Media terapi yang tepat untuk menyeimbangkan jiwa dan raga yang lelah. Karena itu, Kebun Kumara menganjurkan saat training tak perlu ragu tangan dan kaki jadi kotor. Tanah memang mengotori, namun ia juga menyerap polusi yang telah meracuni tubuh kita sehari-hari. (LAF)

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Lies Afroniyati

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments