09

Alasan Mualnya Ibu Hamil

Mual pada ibu hamil memang hal yang wajar. Mual baru dikatakan tak sehat bila sudah membuat sang ibu tak doyan makan, tidak ada nutrisi makanan yang masuk, dan membahayakan bayi dalam kandungan. Maka kenali penyebab mual agar ibu hamil bisa memutuskan solusi yang paling baik bagi dirinya sendiri.

Mual yang intens terjadi di tri-semester pertama kehamilan mengindikasikan adanya penurunan risiko keguguran dan menunjukkan kehamilan yang sehat. Terutama untuk ibu hamil yang sudah menginjak usia 30 tahun ke atas. Hanya 20 persen saja perempuan hamil yang tidak mengalami mual sama sekali.

Jika Anda saat ini hamil dan terpaksa harus mengalami mual, tenangkan diri dan ketahui alasannya. Tak perlu khawatir berlebihan, karena mual adalah proses yang alami.

Hormon

Penyebab mual saat kehamilan dipercaya karena ulah hormon. Terutama human chorionic gonadotropin (HCG) yang meningkat tajam, sebagai respon penolakan atas sel-sel asing yang menempel pada dinding rahim, yang tak lain adalah calon bayi.

Hormon lain yang turut berpengaruh adalah estrogen dan progesteron yang langsung naik drastis. Amat membuat perut bergejolak setiap saat, tapi sesungguhnya bekerja dalam rangka menyiapkan kelenjar susu, mempertebal dinding plasenta, dan meningkatkan sistem imun untuk melindungi bayi.

Lebih sensitif

Naiknya kadar beberapa hormon tersebut juga menimbulkan efek samping lain, yaitu rasa sensitif terhadap aroma tertentu. Tak heran kebanyakan ibu hamil memilih menjauhi makanan atau benda-benda tertentu. Sedikit mencium aroma nasi, kopi, bahkan bau tubuh suami langsung eneg seharian.

Hamil kembar

Hamil kembar juga diyakini menjadi penyebab mual, meski belum bisa dipastikan kebenarannya. Bahkan ibu hamil bayi kembar akan mengalami mual yang lebih hebat dibanding kehamilan biasa. Barangkali karena jumlah bayi, maka hormon pun bekerja dua kali lipat, menghasilkan efek mual yang berlipat pula.

Efek pil KB

Bagi ibu yang sebelum hamil melakukan KB dengan meminum pil, saat hamil hormon-hormon yang selama ini tertahan, langsung bekerja dan bergejolak luar biasa. Seperti hormon estrogen yang langsung bereaksi setelah mungkin dipaksa libur beberapa saat oleh pil KB.

Genetis

Poin genetis juga belum terbukti secara ilmiah sebagai penyebab mual pada ibu hamil. Tapi umumnya, ibu hamil mengikuti ritual mual yang juga dialami generasi terdahulunya. Ibu atau nenek, misalnya. Maka seolah-olah faktor keluarga ikut campur mengatur terjadi mual atau tidak.

Stres

Faktor lain yang membuat ibu hamil jadi mual adalah stres. Kondisi psikologis yang tidak sehat ditambah ketidaksiapan sang ibu sendiri dengan kehamilannya, makin memperparah fase mual yang mesti dijalani. Maka, tanpa perlu diminta, berikan bantuan pada ibu hamil agar lebih rileks dan dapat beristirahat selama mengandung. Sebab stres yang tidak kunjung reda juga berpengaruh buruk pada psikologis bayi di dalam perut si ibu. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments