06

Agar Tak Salah Pilih Jurusan Kuliah

Salah pilih jurusan memang bisa bikin malas belajar. Bahkan dapat membuat seseorang memutuskan berhenti kuliah di tengah jalan. Agar tak tersesat, pikirkan matang-matang jurusan kuliah yang akan dipilih.

Beruntung bila sudah kepalang basah menyelami jurusan yang salah tapi bisa menamatkan kuliah dengan lancar. Sebab banyak orang yang merasa tak menghayati, lalu tak tahu mesti bagaimana. Padahal, pasca kuliah selesai, tuntutan untuk segera bekerja dan hidup mandiri menjadi hal utama. Itu berarti, suka atau tidak suka, ilmu yang Anda pelajari di bangku kuliah harus dipraktikkan.

Karena itu, pilih jurusan yang dirasa tepat sejak awal. Sebelum menyelesaikan studi menengah dan ujian penerimaan perguruan tinggi.

Bakat dan minat

Pilihlah jurusan yang sesuai dengan bakat dan minat. Jika sedari awal sudah anti dengan jurusan tertentu, jangan sekali-kali mencoba memilih hanya karena merasa tertantang atau ingin populer. Sebaliknya, jika jurusan yang Anda inginkan memang tak digemari banyak orang, tak perlu rendah diri. Kesempatan Anda malah terbuka lebar untuk meraih jurusan idaman.

Menampung idealisme

Renungkan sejenak tujuan atau maksud mempelajari materi jurusan selama kuliah. Mungkin Anda memendam sebuah nilai atau cita-cita yang ingin diraih dengan memilih jurusan tersebut. Misalnya bisa menolong banyak orang, menyelamatkan lingkungan, lebih kreatif, memberantas korupsi, memangkas tuna literasi, dan lain-lain. Maka cari jurusan yang bisa memfasilitasi keinginan Anda agar kelak bisa terwujud.

Realistis

Sikap realistis mesti diambil, termasuk dalam memilih jurusan. Realistis yang kadang menyakitkan, tapi mau tak mau harus dijalani karena tidak ada pilihan yang lebih baik lagi. Misalnya, jurusan yang diminati berada di sebuah kampus yang lokasinya terlalu jauh dari rumah, biaya menempuh studi tertentu sangat mahal dan tak terjangkau, tidak mendapat beasiswa sehingga harus memilih jurusan dengan harga yang murah, dan sebagainya. Termasuk peluang kerja setelah kuliah selesai. Jatuhkan pada pilihan yang paling memungkinkan untuk dilakukan, ketimbang Anda harus menunda waktu kuliah dengan harapan yang terlalu tinggi di angan.

Kesepakatan

Tak selamanya karena Anda yang menjalani kuliah, maka sepenuhnya pilihan mutlak berada di tangan Anda. Pikirkan untuk menampung ide orang tua yang tentu punya harapan besar pada Anda. Apalagi bila Anda masih bergantung pada orang tua untuk biaya hidup dan kuliah nantinya. Bukan lantas menuruti ketentuan orang tua, tapi masa-masa kuliah akan lebih tenang bila orang tua juga merestui pilihan Anda.

Fakta jurusan

Ingin memilih tapi masih ragu-ragu, maka yang perlu dilakukan adalah mencari fakta jurusan. Bertanya pada kakak kelas yang lebih dulu kuliah, browsing, baca testimoni tentang jurusan, dan kirimkan email pada dosen untuk mengetahui materi-materi yang mesti didalami nanti. Selami lebih dalam demi mendapatkan jurusan yang benar. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments