foto2604

Agar Anak Bisa Mengatasi Stres

Anak juga bisa mengalami stres. Bila stres pada anak tidak dikelola dengan baik, akan memengaruhi perilaku anak di kemudian hari. Bantu anak untuk mengatasi stres mereka dengan cara yang bijak.

Sumber stres pada anak dapat dari mana saja. Bisa dari keluarga, lingkungan sekitar, sekolah, maupun hal-hal lain yang bahkan tidak terbayangkan oleh orang dewasa.

Perkembangan emosi anak-anak tidak secepat perkembangan tubuhnya. Ketika mengalami tekanan atau masalah, terkadang anak-anak tidak bisa menghadapinya sendiri. Mereka tetap membutuhkan bimbingan dan pendampingan dari orang-orang dewasa di sekitarnya agar bisa mengelola stres dengan baik.

Bentuk pendampingan Anda haruslah tepat agar anak bukan hanya lepas dari stres, namun juga mampu mengelola stres dengan baik. Agar bila di kemudian hari mereka mengalami masalah, mereka tahu bagaimana mengatasinya. Inilah beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

  1. Kenali gejala stres

Layaknya orang dewasa, anak-anak juga mengalami perubahan-perubahan sikap dan emosi ketika mengalami stres. Misalnya, yang sebelumnya biasa ceria menjadi cenderung pendiam atau gampang marah. Atau yang biasanya kalem menjadi lebih agresif dan susah dikendalikan. Perubahan lain bisa juga berupa nafsu makan menghilang, enggan beraktivitas, cenderung menghindar apabila didekati, dan sebagainya. Sebagai orangtua, Anda perlu peka mengenali perubahan-perubahan tersebut.

  1. Ajak anak bicara pelan-pelan

Untuk membicarakan berbagai hal dengan sesama orang dewasa, kita memerlukan “timing” yang pas agar percakapan bisa lancar. Ini juga berlaku apabila Anda berbicara dengan anak-anak, terutama agar mereka bisa lebih terbuka. Bahkan untuk anak yang cerewet sekalipun, membicarakan masalah mereka dengan orang dewasa bisa menjadi hal yang sangat sulit. Untuk itulah, diperlukan perhatian dan kesabaran untuk mengajak berbicara anak yang sedang mengalami stres. Mengenali penyebab stres merupakan langkah awal yang penting untuk bisa mengatasi stres. Ajaklah anak-anak berbicara dengan menciptakan suasana yang nyaman.

  1. Ciptakan kondisi rumah yang menyenangkan

Anak-anak belum memiliki lingkungan pergaulan yang luas seperti orang dewasa. Sebagian besar waktu mereka tentu masih dihabiskan di rumah bersama orang tua, kakak, adik, dan saudara serumah. Sehingga, penting sekali untuk introspeksi diri terhadap kondisi keluarga dan kondisi di dalam rumah apabila terlihat gejala stres pada anak. Tentu saja, memperbaiki kondisi yang ada tidaklah mudah dan butuh kerja sama seluruh anggota keluarga. Selain itu, hal ini juga tak serta merta bisa mengatasi stres pada anak, karena bisa jadi stres anak berpangkal pada masalah di luar rumah. Namun, membuat anak merasa diterima dan disayangi oleh keluarganya merupakan langkah penting untuk membantu anak mengatasi stres.

  1. Ajari anak untuk bisa mengelola stres

Anak-anak tidak akan selamanya menjadi anak-anak. Mereka akan terus bertumbuh dan berkembang menjadi orang dewasa. Untuk itu, mereka perlu belajar untuk bisa mengendalikan emosinya dengan baik. Tidak dianjurkan untuk mengajari mereka agar menghindari masalah, misalnya dengan langsung pindah sekolah, pindah tempat les, dan sebagainya. Kita harus berusaha untuk mengajari mereka menghadapi masalah dan berusaha mencari solusi dari masalah-masalah yang terjadi. Hal ini pasti tidak mudah dan tentu masih membutuhkan banyak campur tangan orang dewasa, terutama dari orangtua. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments